Politik Sudah Kondusif, Masyarakat Dihimbau Cek and Ricek Informasi di Media Sosial

TERASBINTANG.com– Situasi politik Indonesia cukup kondusif, aman dan nyaman setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi- KH Maruf Amin pada 20 Oktober 2019 lalu. Masyakat malah antusias dengan calon-calon menteri yang dipanggil dan diumumkan presiden pada hari ini. Karena beberapa nama menteri di kabinet Indonesia Maju memberi harapan bagi masyarakat.

Hadi Suprapto dari Indobarometer dalam diskusi dengan tema Peran Media Massa dan Masyarakat dalam Menjaga Kondusifitas Keamanan dan Politik Pasca Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih mengatakan, kondisi politik yang sudah aman harus dibarengi dengan sikap kritis masyarakat ketika membaca informasi di media sosial.

“Ada 150 juta pelanggan media sosial. Ini menjadikan media sangat penting. Ketika membaca berita di media sosial jangan terburu-buru untuk menyebarkannya,” ujar Hadi dalam diskusi yang diadakan yang diadakan Forum Mahasiswa dan Pemuda Pengawal NKRI.

Al Farisi Thalib selaku Direktur Indonesian Political Studies (IPS) di tempat yang sama mengatakan, bangsa Indonesia kini berada pada posisi peradaban media sosial dengan banyak opini yang berkembang.Opini-opini ini terkadsng menjadi jurang pemisah antara pemerintah dan masyarakat. sehingga media diharapkan dapat hadir menjelaskan makna-makna yang berkembang.

Lebih lanjut diungkapkan Al Farisi, media harus mampu memberikan pendidikan dan mengungkapkan realitas dari sebuah opini. “Media massa semua kini fokus kepada siapa calon menteri yang dipanggil presiden,” ujar Al Farisi sambil tersenyum.

Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan, media massa harus memberikan informasi edukatif kepada masyarakat. Media massa dimintanya untuk profesional dan mematuhi kode etik pers di dalam membuat berita.

“Media massa harus seimbang, jangan hanya membuat berita jelek kepada masyarakat, tetapi ketika kerja-kerja nyata presiden tidak dimuat,” tegas Agus.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*